Kamis, 26 April 2018

Insya Allah

DAHSYATNYA UCAPAN INSYA ALLAH

Yajuj dan Makjuj setiap hari berusaha melubangi tembok yang memenjarakan mereka. Di akhir hari ketika tembok itu sudah hampir terbuka, pemimin mereka mengatakan, "Besok kita akan melubanginya." Keesokan hari, tembok itu menjadi sempurna kembali seakan belum pernah dilubangi.

Jika Allah menghendaki untuk mengeluarkan mereka, maka di akhir hari, pemimpin mereka mengatakan, "Besok kita akan melubanginya, insya Allah." Keesokan harinya, tembok itu sudah hampir berlubang sehingga mereka pun mampu melubanginya.

Kisah menarik
Dikisahkan ada seorang lelaki hendak membeli kain di toko dekat rumahnya. Ia mengatakan kepada istrinya, "Aku hendak membeli kain."

"Katakan, insya Allah." Kata istrinya

"Tidak perlu pakai insya Allah, uang ada di tanganku dan toko dekat dari rumah. Tidak lagi perlu mengatakan insya Allah."

Ia pun keluar. Di tengah jalan ia mendengar suara aneh dari satu sumur. Ketika ia melihat ke dalam sumur, uangnya terjatuh ke dalamnya. Maka ia berjalan untuk pulang. Di tengah jalan ada seorang perampok menodongkan senjata kepadaya,

"keluarkan uangmu!"

"aku tidak punya uang."

"Jika begitu, Tanggalkan pakaianmu!"

Maka pakaiannya pun dirampas oleh perampok itu. Ia menyadari mungkin ini adalah karena kesalahannya karena tidak mengucapkan insya Allah. Ketika ia pulang, ia mengetuk pintu rumahnya.

"Siapa?" Kata istrinya yang ad di dalam rumah.

Si suami menjawab, "Ini Suamimu, insya Allah."

(salah satu hikmah madros tadi pagi di kediaman Ustadzuna Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf yang ditulis Ustadz Dzorif Yahya)

dari Ustadz Muhammad Husein Al Habsyi

Allahuma sholi 'ala sayyidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'alihi wa shohbihi wa salim

silahkan tag dan share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar